Kamis, 09 Oktober 2014

KAWAN ABADI

(pict sourece: google)

Kawan, hari yang pecah di bola mata
Adalah hariku, harimu
Dipenuhi hujan tawa, canda dan caci
Lalu doa-doa menutup awan meluaskan cakrawala

Kita menguntai senyum seraya menggendong airmata
Menulis janji di atas batu
Sebab rindu adalah debu

Kutimba kenangan itu
Dari bayang-bayang temaram pagi
Sejak engkau sembunyi

Abadi berselimut mimpi

(asw, Makale, Tana Toraja 204)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan kalimat yang sopan